Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2009


Video Shoting045JUDUL BUKU: CARA CEPAT MENGUASAI VIDEO SHOOTING

PENULIS KUNDHI

ISBN: 978-979-19799-4-8

UKURAN: 21 X 14,5 CM

TEBAL: 136 HAL + VII

KATEGORI: KOMPUTER

HARGA: 31.000,-

PENERBIT: LEUTIKA YOGYAKARTA- 0274-880387

PERCETAKAN: GRAFINA MEDIACIPTA, CV.

DISTRIBUTOR TUNGGAL:

DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA, CV.

Telp. 0274-871159, 081578784085

Email: diandramitra@gmail.com

Fb: http://facebook.com/diandradistributor

Blogs: https://diandrabooks.wordpress.com

SEBUAH KATA PENGANTAR:

Banyak peristiwa atau kejadian penting yang perlu diabadikan. Jika pada masa lalu orang hanya mengabadikannya dengan foto (gambar yang tidak bergerak), saat ini kita bias penyimpannya dalam bentuk film (gambar yang bergerak). Kalau biasanya kita menyaksikan film hanya di acara televisi atau kasetVCD/DVD, sekarang kita bias membuatnya sendiri. Alat untuk merekam atau mengabadikan gambar bergerak itu biasa disebut camcorder atau dikenal dengan nama handycam.

Sejalan dengan hal tersebut, usaha di bidang video shooting sedang mengalami booming. Sekarang masyarakat menjadi lebih sadar untuk mengabadikan momen-momen tertentu, seperti pernikahan, perayaan ulang tahun, wisuda dan acara lainnya. Disinilah peluang usaha terbuka lebar. Bagi anda yang berniat membuka bisnis mi, kepercayaan klien merupakan modal utama. Untuk meraih kepercayaan tersebut, diperlukan tehnik tersendiri.

Buku ini mengupas secara praktis bagaimana menggunakan camcoder atau handycam. Dalam buku ini, akan menemukan tips-tips atau kiat-kiat untuk merekam sebuah peristiwa, meliputi:

–         Cara pengambilan gambar di siang hari

–         Cara pengambilan gambar di malam hari

–         Menentukan sudut pengembilan gambar

–         Teknik pengambilan gambar diam di tempat

–         Teknik pengambilan gambar bergerak

–         Teknik pengambilan gambar satu kamera

–         Teknik pengambilan gambar dua kamera

–         Sikap pengambilan gambar

–         Editing video

–         Editing audio

–         Penambahn transisi

–         Pemberian efek

–         Penambahan title

–         Proses bakar

–         Program conveter

Buku ini cocok bagi pemula yang belajar merekam gambar, atau siapapun yang ingin mengenal lebih jauh tentang usaha video shooting.
BUKU BISA DI DAPATKAN DI:
1.
TOKO BUKU GRAMEDIA
2. TOKO BUKU GUNUNG AGUNG
3. TOKO BUKU TOGA MAS
4. TOKO BUKU UTAMA / BOOK CITY
5. TOKO BUKU LEKSIKA
6. TOKO BUKU BBC
7. TOKO BUKU KURNIA AGUNG
8. TOKO BUKU SOCIAL AGENCY
9. TOKO BUKU ANDI STAR
10. TOKO BUKU URANUS
11. DLL

pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Advertisements

Read Full Post »


Jogja Edan Bro!043JUDUL BUKU: JOGJA EDAN, BRO!

PENULIS: RIDHO “BUKAN” RHOMA

ISBN: 978-979-19799-7-9

UKURAN: 21 X 14,5 CM

TEBAL: 112 Hlm + ix

TEMA: CULTURE POP

HARGA: 30.000,-

DI TERBITKAN OLEH: LEUTIKA YOGYAKARTA

DI CETAK OLEH: GRAFINA MEDIACIPTA, CV.

DI DISTRIBUSIKAN OLEH: DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA, CV.

Telp. 0274-871159, 081578784085, email: diandramitra@gmail.com, fb: http://facebook.com/diandradistributor

SEKEJAP TENTANG BUKU:

Dengan segala kerendahan hati, Alhamdulillah buku ini bisa hadir di hadapan pembaca semua. Tentu sebagian di antara kita masih memiliki anggapan, Jogja adalah kota pendidikan, kota yang memiliki ratusan lembaga ilmu pengetahuan. Profesor dan ilmuwan ada segudang.Tak sedikit tokoh nasional yang lahir dan Jogja. Toko-toko buku tersebar di setiap sudut kota. Berbondong-bondong orang dan desa datang ke kota ini. Keperluan mereka hanya satu: studi. Pendapat ini tidak salah, tapi tidak pula benar sepenuhnya.
Jogja juga kota pariwisata dan kerajinan khas lokal. Industri kreativitas musik muncul dan generasi mudanya. Kita tentu mengenal Sheila on 7, Jikustik, Shaggy Dog, Letto, dan Seventeen. Di pinggiran jalan di setiap sudut di kota Jogja dan sekitarnya merupakan pusat kerajinan tangan.
Kini, dalam buku ini penulis ingin menyajikan Jogja dan sisi lain, yang mungkin sebenarnya sebagian dan kita sudah pernah tahu atau pernah mengalaminya. Hanya saja cerita-cerita itu belum dilukiskan menjadi sebuah buku yang unik dan mampu menggambarkan “Jogja yang lain’. Tulisan-tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis, pengalaman teman lalu diceritakan kepada penulis, dan sebagian pencarian data. Buku ini tidak seinvestigatif Jakarta Undercover karangan Moammar Emka. Tidak pula sefenomenal buku Sex in the Kost-nya lip Wijayanto. Apalagi penulis berlatarbelakang pesantren dan kuliah di kampus agama yang sedikit banyak tidak membawa pada pengalaman “unik” dan detail seperti milik Emka dan lip.

lsi buku ini tidak hanya memfokuskan pada dunia yang serba seks, tetapi lebih luas dan itu semua. Gaya penulisannya tidak terlalu serius, tetapi storytelling sekaligus sedikit gaul. Jadi, mudah dipahami dan bisa menjadi bacaan ringan di tengah-tengah kepenatan anda.

Ada 13 cerita yang dikisahkan. Tentunya ini hanya sebagian dan kejadian yang ada di Jogja. Penulis yakin, masih banyak cerita “edan” bahkan lebih edan yang luput dan pengamatan tetapi pembaca sering mengalaminya. Alangkah baiknya, jika cerita-cerita itu disampaikan kepada penulis sebagai pelengkap pada edisi selanjutnya.

Sembari dalam proses penulisan buku ml, ada beberapa tanggapan dan teman-teman.

“Mau nulls kayak Jakarta Undercover ya?”

“Kok yang ditulis cuma negatif-negatifnya aja sih?”

“Mirip kayak punyanya Mas lip itu nggak?”

“Kamu nggak takut kalau menjelek-jelekkan Jogja?”

“Jangan malah kayak nulls buku porno Iho…”

“mi bukan guide untuk yang itu-itu kan…???”

Dan seterusnya.

Tanggapan itu tidak langsung saya respon. Saya hanya mengiyakan saja. Sebuah kritikan atau masukan tidak harus ditolak atau dilawan. Itu bisa menjadi bahan renungan. Wajar, mereka belum membaca. Mungkin kesan lain bisa bermunculan setelah buku ini terbit. Alangkah baiknya kritikan itu langsung dialamatkan pada penulis. Hematnya, buku ini hanya menyajikan apa yang telah ada. Seperti hidangan di atas meja makan, ketika banyak orang memilih menu makanan yang itu-itu saja, penulis menawarkan menu lain yang nggak pernah disentuh padahal sudah ada di atas meja.

Rid ho “Bukan” Rhoma Wirobrajan,

Juni 2009

BUKU BISA DI DAPATKAN DI:

  1. TOKO BUKU GRAMEDIA
  2. TOKO BUKU GUNUNG AGUNG
  3. TOKO BUKU TOGA MAS
  4. TOKO BUKU UTAMA / BOOK CITY
  5. TOKO BUKU LEKSIKA
  6. TOKO BUKU BBC
  7. TOKO BUKU KURNIA AGUNG
  8. TOKO BUKU SOCIAL AGENCY
  9. TOKO BUKU ANDI STAR
  10. TOKO BUKU URANUS
  11. DLL

pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Read Full Post »


Piano Masterpiece 3030

Piano Masterpiece 3 B EL031

Judul Buku: Piano Masterpiece Jil. 3

Penullis: Yulia Rendra

ISMN: M 801862099

Tebal: 20 hal

Ukuran: F4

Kategori: Musik

Harga: 30.000,-

Penerbit: Bale Chanda Yogyakarta – 0274-7151049, 0274-586496, 081802741964

Distributor: CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA

0274-871159, 081578784085, diandramitra@gmail.com

Isi Buku:

  1. Nocturne opus.9 no.2 (Chopin)
  2. Bukan Cinta Biasa (Afgan)
  3. Ave Maria (Bach & Gounod)
  4. Nuanda Bening (Vidi Aldiano)
  5. Tak Lekang Oleh Waktu (Kerispatih)
  6. Selamat Jalan Kekasih (Chrisye)

Isi Masterpiece

DAPATKAN BUKU MUSIK DI:

  1. TB. GRAMEDIA
  2. TB. GUNUNG AGUNG
  3. TB. UTAMA
  4. TB. TOGA MAS
  5. TB. SOCIAL AGENCY
  6. TB. KURNIA AGUNG
  7. TB. URANUS
  8. DLL

pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Read Full Post »


Perang Salib028Judul Buku     : Perang Salib & Kebangkitan Kembali Ekonomi Eropa

Penulis            : Dr. Ajat Sudrajat

ISBN               : 979-19799-3-6

Tebal               : 234 hal + iv

Ukuran            : 20,5 x 14,5 cm

Kategori         : Sejarah

Harga              : 45.000,-

Penerbit          : Leutika Yogyakarta -0274-880387

Distributor      : CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA

0274-871159, 081578784085, diandramitra@gmail.com

PENGANTAR

Dunia Islam dan Barat merupakan dua di antara peradaban dunia yang senantiasa menarik untuk diperhatikan. lnteraksi yang melibatkan kedua peradaban ml tidak habis-abisnya mengundang diskusi, sehingga minat untuk mengkajinya pun tidak pernah surut an berhenti. Salah satu di antara daya tarik mengapa kajian itu terus berlangsung adalah danya konflik yang seringkali mengiringi interaksi keduanya.

Secara garis besar, buku ini akan melihat kembali interaksi yang terjadi antara dunia Islam dengan Eropa Kristen, selama kurun waktu berlangsungnya Perang Salib dan implikasinya terhadap perkembangan ekonomi Eropa Kristen. Ketika Perang Salib sedang berlangsung, hubungan perdagangan yang terjadi antara dunia Islam dan Eropa Kristen ternyata tidak pernah berhenti. Hubungan perdagangan ini bahkan telah mengantarkan Eropa Kristen menuju kebangkitan kembali ekonominya.

Berdasarkan dua kenyataan yang kontras mi, yaitu konflik di satu pihak, dan kerjasama di pihak lain, maka kehadiran buku ini bertujuan untuk merekonstruksi interaksi dunia Islam dan Eropa. Melalui rekonstruksi ini, diharapkan akan lahir suatu horizon baru mengenai interaksi antara dunia Islam dan Barat, Yaitu suatu interaksi dalam pengertian yang lebih bersahabat.

Penafsiran kembali mengenal interaksi dunia Islam dan Barat ini diharapkan dapat membantu mengurangi atau jika mungkin menghilangkan rasangka dan kedua belah pihak meskipun untuk yang disebut terakhir sangat sulit terwujud. Penafsiran kembali ini diharapkan dapat menggantikan citra-citra yang dibangun secara timbal balik selama ini. Pendeknya, penafsiran kembali ini dapat menjadikan kedua belah pihak saling bersahabat dan peduli.

Untuk itu penafsiran terhadap interaksi dunia Islam dan Barat harus menghindari teori benturan peradaban seperti yang banyak dilakukan selama ini. Kekaisaran Bizantium dilawan oleh Khilafah Islamiyah, pemerintahan Islam di Spanyol dilawan oleh Kerajaan Kristen, dan Turki Usmani dilawan oleh Eropa. Dalam pengertian yang lebih umum, interaksi sosial, ekonomi, dan politik dunia Kristen Abad Pertengahan dihadapkan dengan dunia Islam. Padahal, demikian menurut Syafi’i Ma’arif, di sela-sela hubungan yang kontras antara dunia Islam dan Barat, tidak jarang kedua belah pihak telah menunjukkan sikap saling mengenal, saling belajar, dan saling memberi dan menerima.

DAPATKAN BUKU INI DI:

1. Toko Buku Gramedia
2. Toko Buku Gunung Agung
3. Toko Buku Utama
4. Toko Buku Karisma
5. Toko Buku Togas Mas
6. Toko Buku Social Agency
7. Toko Buku Uranus
8. dan Toko Buku Terdekat Anda.

pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Read Full Post »


Berhala Itu Bernama Budaya POP027Judul Buku: Berhala Itu Bernama Budaya Pop

Penulis: Ridho “Bukan” Rhoma

ISBN: 978-979-19799-2-4

Tebal: 92 hal + x

Ukuran: 21 x 14,5 cm

Harga: 27.500,-

Penerbit: Leutika Yogyakarta

Distributor Tunggal:

CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA

0274-871159, 081578784085, diandramedia@gmail.com

CUAP-CUAP PENULIS:

Pertama-tama dan yang paling utama serta tidak akan lama-lama. Para hadirin dan hadirat. Pak Amin dan Pak Amat. Baik yang sudah kawin maupun yang belom sunat. Juga para pembaca yang sukanya mangap (huwaaaa). Saya ingin mengucapkan sepatah, dua patah, hingga kata-kata saya bisa membuat goyang patah-patah. Annisa Bahar pun kalah, apalagi Inul dan yang sealiran darah, dalam sambutan ini. Kita dilarang begadang, begadang sih boleh saja, asal ada manfaatnya. Demikian kata ayah saya, Pak Haji “Bukan” Rhoma.

Gak berpanjang lebar. Karena kalau panjang-panjang kasian para ibu dan kalau lebar-lebar kasian para bapak. Halah, ngomong opo iki. Yups, singkat aja. Berbicara tentang budaya pop, maka tak lain kita sedang membicarakan tentang budaya yang sedang ngepop alias sedang in di sekitar kita. So, jelas banyak dong. Di tengah arus yang serba ngepop ini, tentu kita sadar bahwa kita telah dihipnotis oleh berbagai rayuan sehingga menghilangkan kesadaran kita sebagai manusia.

Kita jangan mau dikendalikan oleh budaya yang sebenarnya buatan manusia sendiri, sehingga terkadang kita menjadikannya  sebagai berhala baru yang disembah-sembah. Kita harus bangun dan dunia yang meninabobokan kita, dunia khayal yang memberikan mimpi-mimpi mbelgedes. Apa itu mimpi-mimpi mbelgedes? Semuanya ada di buku ini.

Karya ini dipersembahkan buat mereka yang suka memlototi tivi tanpa henti. Buat mereka yang suka maenan HP (dengan segala merknya). Buat mereka yang gandrung ngegame. Buat mereka yang suka nongkrong di mall and cafe (asal nggak di WC aja. Bau cing). Buat para cewek (khususnya) yang suka banget ama fesyen. Buat gadis-gadis yang suka bersolek dan berdandan abis akibat korban produk-produk kosmetik. Buat para user atau netters. Serta buat mereka yang doyan googling dan yang kecanduan ma facebook. Selamat berteman dengan berhala baru itu yaw…

Buku ini gado-gado. Ada kacang, tahu, wortel, tempe, dan telur. Satu porsi lima rebu, pesen gak? (hus, ngawur). Maksudnya, kadang lucu, wagu, ato serius buanget (tapi banyak seriusnya ding). So, buku mi terbuka untuk diapakan saja, asal jangan dibuang (kasian yang nulis, hi, hi, hi…). Dibaca keseluruhan (excelent). Dibaca beberapa bab saja (guuuuud). Hanya membaca daftar isi atau pengantarnya (sip wae lah, no comment). Atau sekedar membaca judul buku di sampulnya (monggo wes). Nggak ada yang melarang. Oh ya, thanks a lot buat Mas  Eko Prasetyo yang udah kasih kata pengantar.

Ridho”Bukan” Rhoma
Wirobrajan, akhir April 2009

Kata Pengantar:
Eko Prasetyo *)


Penyesalan untuk hal -hal yang kita lakukan bisa semakin berkurang dengan berlalunya waktu;penyesalan untuk hal-hal yang tidakkita lakukan itulah yang tidak bisa dihibur (Sdneyi Hans).

Dua gadis remaja menjemput saya. Dengan kendaraan Nissan Terrano mereka membawa saya ke sebuah panggung. Letaknya di muka halaman sekolah. Pagi itu mereka meminta saya untuk berbicara soal kuliah. Ini anak-anak yang sebentar lagi lulus. Semua anak kelas 3 SMU. Kaya, pintar, dan bersinar. Mereka memiliki segalanya. Sekolah yang komplit fasilitas. Orang tua yang tidak enggan mengeluarkan ongkos berapapun. Hari depan seakan mereka genggam erat. Mereka tahu tak ada yang bisa mengenyahkan mimpi yang sudah terajut rapi itu. Di muka panggung saya menyaksikan kampus-kampus yang mengiklankan diri. Kampus itu menjajakan diri untuk ditawar. Anak-anak manja, manis, dan segar itu saya lihat hanya mengintip sekadarnya. Stand kampus itu diisi dengan sebuah meja, penjaga, dan pajangan foto. Beberapa membawa majalah yang bersemangatkan pencarian siswa. Janggal, tak menarik dan mungkin juga tidak memikat. Kampus ini tak tahu kalau mereka kini berhadapan dengan generasi yang tak butuh janji. Anak-anak muda yang dipintarkan oleh google, dihibur dengan sajian film Twilght, dan dimanjakan oleh Mall. Sekolah, kampus, dan tempat ibadah seperti museum yang sesekali saja mereka kunjungi.
Sekolah seperti rumah yang mengekalkan kebiasaan. Tempat ibadah menjadi pelarian paling menyenangkan. Dan kampus hanya lahan untuk mematut diri. Ketiganya itu kini dengan mudah beradaptasi dengan tuntutan yang serba cepat, praktis, dan menyenangkan. Andai kita saksikan sekolah tampak kalau mereka begitu menjaga kenyamanan siswa. Beberapa sekolah menyediakan fasilitas dan kegiatan yang berlebihan. Pacuan kuda, konser musik, atau wisata ke luar negeri. Malahan ada kampus yang mendirikan restoran yang memuat semua masakan dunia. Begitu pula dengan tempat ibadah: pelatihan baca Qur’an singkat atau training sholat khusyu’ hingga menikah usia di. Kecepatan, kepraktisan, dan efisiensi adalah roh budaya pop. Budaya yang muncul dan rahim ekonomi neoliberalisme. Sebuah sistem yang amat memuja kemudaan, temuan baru dengan semangat siap pakai. Disana berlaku hukum: Apa yang kamu pakai akan menunjukkan dimana posisi kelasmu. Sama halnya dengan kredo yang bunyinya nyiyir: dimana kamu sekolah disanalah masa depanmu ditentukan.

Agaknya Ridho berada dalam pinggiran budaya in Sekolahnya saja di lAIN. Kampus yang kita tahu paras dan penampilan mahasiswanya. Merubah diri dengan nama UIN tak membuat kampus ini jadi magnet kaum muda borjuis, liberal, dan mapan. Pilihan mereka masih seputar: UI, ITB, UGM. Kemudian ia aktif di Ikatan Remaja Muhammadiyah yang kini berubah jadi 1PM. Sarang gerakan yang memang jauh lebih progresif, militan, dan mendobrak ketimbang organisasi sejenisnya, seperti: pramuka. Dan Ia bertempat tinggal di Yogyakarta. Kota yang dibanjiri oleh pelajar dan aktivitas modal. Di dekat kampus UIN bertengger mall-mall yang berlomba discount harga. Dikelilingi situasi itulah pembentukan identitas sosial begitu rentan. Kepemilikan memang jadi dasar identitas, di samping kemampuan bahasa dan kepemilikan simbol-simbol kultural. Ridho seperti anak muda Iainya, berusaha untuk menegaskan identitas sembari menggapai serta menegaskan posisi. Baik sebagai seorang sarjana, aktivis, maupun seorang pria. Buku ini salah satu cara dirinya menyatakan din.

Ditulis dengan bahasa renyah, segar, dan sederhana buku mi mengutarakan kegelisahan. Perjumpaannya dengan Handphone, Tivi, Game, Google, Cafe, Facebook, atau Chatting melalui internet adalah luapan pengalaman yang dimaknai dan ditafsirkan dalam benak posisi serta kepentingannya. Benaknya memendam rasa yang bercampur-campur: senang, kesal sekaligus mengejutkan. Ridho mungkin tak terlampau geram tapi menikmati sekaligus sedikit gelisah. Geliat itu yang beredar melalui tulisan-tulisannya. Ia membungkus semua yang dilihat dengan bahasa kesangsian yang polos, lugu, dan bersemangat bertanya. Ridho memang tak mengusut dan mana datangnya budaya pop, akarnya dan siapa, dan bekerja mengikuti logika macam apa. Yang dibayangkannya tetap sebuah gairah sekaligus gelisah. Kumandangnya dalam tiaptulisan hanya isyarat ringan dan tidak pedih. Ridho tak menemukan korban dan tertumbuk pada aparatus budaya pop. Ia hanya ingin mencoba kembali, memberi peningatan akan kekuatan sugestif budaya ini.

Agnesivitas budaya pop mi dilambangkan dengan energik oleh media. Kuasa media yang dengan mahir menciptakan kisah, tokoh sekaligus monumen tentang apa yang sudah mereka kerjakan. Landasan untuk berkuasanya budaya pop yang memang selalu berpatokan: cepat, dangkal, dan massal. Lihatlah film-film honor Indonesia yang tidak menakutkan tapi menguatirkan akal sehat. Sama halnya dengan semangat patriarki yang melandasi semua adegan sinetron. Seperti sebuah kota mati maka budaya pop menangguk massa potensial. Mereka pasrah, ikut, dan terendam di dalamnya. Mereka mempunyai umat yang muda, agresif, dan bergaya kota. Saksikan saja bagaimana potongan baju modis yang kini dikenakan oleh anak kota hingga pedusunan. Juga Indomaret dan Alfamart yang mengisi samping dan depan sawah. Atau pertumbuhan salon kecantikan yang memberi menu SPA hingga kiat membersihkan jerawat. Ringkasnya desa dan kota tak lagi dibedakan oleh tata rias tapi ‘derajat dan kedalaman’ eksploitasi kapital. Sebuah eksploitasi yang menggairahkan karena semua orang merasa dilibatkan dan ikut serta dalam pekan raya budaya pop ini.

Jika begitu maka tulisan ini jangan dihakimi sebaga ilmiah, feature, atau essai.Tulisan ini adalah bentuk perayaan itu sendiri. Ridho meski agak geram tapi juga begitu menikmati. Saksikan tulisannya tentang facebook. Jaring pertemanan yang sejarahnya begitu dikuasai melebihi. pengetahuannya tentang hari lahir RA Kartini. Begitu pula mengenai televisi. Budaya tonton yang sekarang ml hendak dimatikan. Semangat menarik karena IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) punya kampanye mengenai matikan TV. Karenanya tulisan mi adalah keterlibatani yang intens budaya pop. Diam-diam kita merayakan, mengamini, dan mencangkokkan diri kesana. Bukan sebuah kekeliruan.Tidak sesuatu yang sesat. Hanya itu salah satu kecanggihan budaya pop menusuk kita semua. Dan tampaknya kita selalu punya kesernpatan untuk mensiasati. Kita punya banyak ruang untuk menegoisasi. Ridho dalam tulisannya itu berusaha untuk mentoleransi sekaligus berusaha untuk melawan, mencari ruang, dan menggariskan peran yang bisa dilakukan.

Sebagal penutup, buku ini memang sangat unik dan menarik. Ridho seperti biasanya memprovokasi kita untuk percaya jika budaya pop bukan sesuatu yang ‘tamat’ begitu saja. Ada pergolakan, tankmenarik, dan semangat untuk tidak mau takiuk. Tulisan ini kemudian seperti sebuah perayaan kembati. Disegarkan ingatan kita atas lubang-lubang kepercayaan atas budaya pop. Kita tak bisa menghindar, tak mampu bersembunyi tapi bisa bersiasat. Karenanya tulisannya begitu mendidih. Walau agak ringan, lompatannya untuk menelaah benih-benih budaya pop telah menyadarkan kita akan ancamannya

Jadi, buku ini memang menarik untuk tidak sekadar dibaca, tapi menjadi renungan. Sebuah renungan yang akan membangunkan kita bahwa ‘nalar dan kesadaran’ kritis memang tak mudah ditidurkan begitu saja. Ridho memancing kita untuk mengusut keyakinan kita. Nyatanya hidup dalam budaya pop tak sekadar disiasati tapi juga butuh perlawanan tangguh. Ridho membeni bukti bagaimana budaya pop itu dihidupkan, dikhianatj, dan diterjang. Ia menjadi salah satu sosok muda yang berusaha untuk membaca dengan ‘tafsir baru’atas budaya pop. Selamat membaca.

Yogyakarta, 10 Mei 2009

Dapatkan Buku Ini di:

1. Toko Buku Gramedia
2. Toko Buku Gunung Agung
3. Toko Buku Utama
4. Toko Buku Karisma
5. Toko Buku Togas Mas
6. Toko Buku Social Agency
7. Toko Buku Uranus
8. dan Toko Buku Terdekat Anda.
pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Read Full Post »


Ternyata Akuntansi Iitu Mudah dan Logis026Judul Buku: Akuntansi Itu Ternyata Logis dan Mudah

Penulis: Dr. Sony Warsono, MAFIS, Akuntan, Arif Darmawan, SE, M. Arsyadi Ridha, SE

ISBN: 978-979-17912-2-9

Tebal: 163 hal + ix

Ukuran: 13 x 18 cm

Harga: 35.000,-

Penerbit: ASGARD CHAPTER

DISTRIBUTOR TUNGGAL:

CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA

0274-871159, 081578784085, 088802744623

Email: diandramitra@gmail.com

Kata Pengantar:

Syukur AlhamduIillah kami diberi kekuatan hingga akhirnya mendapatkan pencerahan dalam pemahaman akuntansi, dapat menyelesaikan penulisan buku kecil ini dengan sebaik-baiknya.

Mengerjakan sesuatu dengan cara yang sama tentu akan memperoleh hasil yang sama seperti yang sebelumnya. Untuk itulah maka kami membahas akuntansi dengan cara yang berbeda sehingga dapat mengurai benang kusut pembelajaran akuntansi yang selama ini selalu dihadapi oleh entrepreneurs dan pelajar/mahasiswa.

Berbeda dan buku-buku akuntansi yang sudah ada, buku ini menyodorkan logika akuntansi berdasar logika yang sudah diyakini kebenarannya oleh masyarakat umum. Dengan demikian maka pemahaman akuntansi menjadi sangat mudah karena memang logika tersebut adalah justru logika yang benar dan dapat menjawab banyak topik akuntansi yang selama ini secara sengaja tidak dijawab secara tuntas.

Bagi para pembaca yang menginginkan untuk mempelajari akuntansi secara akademis, buku-buku akuntansi yang telah kami terbitkan merupakan referensi utama untuk Iebih mengenal akuntansi. Atau, pembaca dapat langsung mendiskusikan permasalahan akuntansi yang Anda hadapi dengan kami baik secara temu-muka maupun pemanfaatan teknologi informasi.

Dengan segala keterbatasan kami yang tertuang di buku mi, semoga buku mi bermanfaat bagi para pembaca.
DAFTAR ISI

BAB I:

BENARKAH KITA MEMBUTUHKAN AKUNTANSI?

  1. Arti Penting Akuntansi, 2
  2. Definisi Akuntansi, 3
  3. Tiga Pilar Akuntansi, 4
  4. Pilar Pertama: Matematika, 5
  5. Pilar Kedua: Prinsip-Prinsip, 6
  6. Pilar Ketiga: Rancang-Bangun, 7
  7. Perusahaan Sebagi Entitas Bisnis, 8
  8. Profesi di Bidang Akuntansi, 9

BAB 2:

RAGAIMANAKAH LOGIKA PERSAMAAN AKUNTANSI?

  1. PABU: Kesatuan Usaha, 12
  2. Jenis-Jenis Transaksi, 13
  3. Rasionalitas PDA, 14
  4. Definisi Ekuitas, 14
  5. Biaya, Pendapatan, dan Laba 16
  6. Pengembalian Ekuitas, 17
  7. Persamaan Ekstensi Akuntansi (PEA), 17
  8. Aplikasi Persamaan Akuntansi, 18

BAB 3:
MENGAPA PENCATATAN
AKUNTANSI BERBASIS AKUN?

  1. Hubungan Elemen dan Akun, 26
  2. Arti Pentmg & Fungsi Akun, 27
  3. Rancang-Bangun Format Akun, 28
  4. Nama-Nama Akun, 29
  5. Pengklasifikasian Akun, 35
  6. Definisi Akun Kontra, 36
  7. Aplikasi Pencatatan Berbasis Akun, 37

BAB 4:
BENARKAII TERDAPAT MATEMATIKA
DEBET DAN KREDIT?

  1. Apa Itu Sistem Pencatatan Berpasangan?, 44
  2. Hubungan Antar Akun, 45
  3. Apa Itu Debet Dan Kredit?, 47
  4. Matematika Debet dan Kredit, 48
  5. Pentingkah Ketentuan Debet Dan Kredit?, 50
  6. Aplikasi Ketentuan Debet Dan Kredit, 50

BAB 5:
BAGAIMANA SIKLUS AKUNTANSI? &
APA OUTPUT AKUNTANSI?

  1. PABU: Periodisasi, 58
  2. Siklus Akuntansi (Gambaran Umum), 59
  3. Siklus Akuntansi Perioda Berjalan, 60
  4. Siklus Akuntansi Akhir Perioda, 61
  5. Laporan Keuangan, 62
  6. Laporan Laba/Rugi, 63
  7. Laporan Perubahan Ekuitas, 65
  8. Neraca (Laporan Posisi Keuangan), 65
  9. Laporan Arus Kas 66
  10. Hubungan Antar Jenis Laporan Keuangan, 67
  11. Hubungan Akun dan Laporan Keuangan, 68

BAB 6:

SIKLUS PERIODA BERJALAN:

PENYIAPAN TRANSAKSI

  1. PABU: Unit Moneter, 72
  2. Sikius Akuntansi Penoda Berjalan, 72
  3. Penyiapan Transaksi: Pengidentifikasian, 73
  4. Penyiapan Transaksi:. Pengukuran, 75
  5. Dua Jenis Pengukuran, 76

BAB 7:

SIKLUS PERIODA BERJALAN:

PENCATATAN TRANSAKSI

  1. Penjurnalan Berbasis Sistem Pencatatan Berpasangan, 84
  2. Fungsi Penjurnalan, 84
  3. Informasi Pokok Di Penjurnalan, 85
  4. Buku Jurnal, 86
  5. Hubungan Penjurnalan Dan Bukti Transaksi, 87
  6. Langkah-Langkah Penjurnalan, 88
  7. Fungsi Pemindah-Bukuan, 89
  8. Apa Itu Buku Besar?, 89
  9. Jenis-Jenis Buku Besar, 90
  10. Hubungan Buku Besar Dan Akun, 91
  11. Akun Format T (T-Account), 91
  12. Pencatatan Di Buku Besar Pembantu, 92
  13. Langkah-Langkah Pemindah-Bukuan, 93
  14. Aplikasi Penjurnalan Dan Pemindah-Bukuan, 94

BAB 8:

SIKLUS AKHIR PERIODA

  1. Sikius Akuntansi Akhir Perioda, 102
  2. Penghitungan Saldo Akun, 103
  3. Daftar Saldo Sebelum Penyesuaian, 104
  4. Pencatatan Penyesuai, 106
  5. Daftar Saldo Setelah Penyesuaian, 116
  6. Penyusunan Laporan Laba/Rugi, 118
  7. Pencatatan Penutup, 119
  8. Penyusunan Neraca, Laporan Perubahan Ekuitas, Dan Laporan Arus Kas, 124
  9. Pencatatan Pembalik, 129
  10. Kesimpulan, 133

BAB 9:

PERLUKAH NERACA LAJUR?

  1. Apa Itu Neraca lajur?, 136
  2. Haruskah Neraca Lajur Digunakan?,
  3. Penyiapan Neraca Lajur, 137
  4. Penggunaan Neraca Lajur, 137
  5. Kerentanan Neraca Lajur 10 Kolom,

BAB 10:

BAGAIMANAKAH AKUNTANSI DI PERUSAHAAN

DAGANG & PERUSAHAAN MANUFAKTUR?

  1. Jenis-Jenis Perusahaan, 146
  2. Ketentuan-Ketentuan Bisnis Yang Berlaku, 147
  3. Akuntansi Di Perusahaan Dagang 150
  4. Akuntansi Di Perusahaan Manufaktur, 154
  5. Penyusunan Laporan Keuangan, 159

DAFTAR PUSTAKA KATALOG BUKU

DAPATKAN BUKU INI DI:


1. Toko Buku Gramedia
2. Toko Buku Gunung Agung
3. Toko Buku Utama
4. Toko Buku Karisma
5. Toko Buku Togas Mas
6. Toko Buku Social Agency
7. Toko Buku Uranus
8. dan Toko Buku Terdekat Anda.

pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Read Full Post »


Penelitian Ilmiah Remaja025

JUDUL BUKU: BERGIAT DALAM PENELITIAN ILMIAH REMAJA

PENULIS: SUHARDI, S.Pd

ISBN:  979-17092-1-1

TEBAL: 163 + x

UKURAN: 13,5 x 19,5 cm

HARGA:  25.000,-

PENERBIT: FLAMINGGO PRESS YOGYAKARTA

DISTRTIBUTOR TUNGGAL:

CV. DIANDRA PRIMAMITRA MEDIA

0274-871159, 081578784085, diandramitra@gmail.com

Sekilas Tentang Buku:

Berkat rahmat Tuhan dan demi kemajuan pendidilcan di Tanah Air tercinta, dengan ini penulis  mepersembabkan buku berjudul Bergiat dalam PIR  (Penelitian Ilmiah Remaja).

Pengalaman membina kegiatan Penelitian flmiah Remaja keprihatinan membutuhkan kepihatinan akan sulitnya menemukan buku yangg sesuai untuk para peneliti remaja. Selama ini buku-buku  pedoman penelitian atau yang sejenisnya umumnya ditulis untuk keperluan perguruan tinggi.

Buku ini diharapkan dapat mengantarkan siswa dalam mengauasai keterampilan penelitian ilmiah. Bahasa yang digunakan mudah dipahami, tetapi tidak mengaburkan konsep-konsep baku dalam dunia penelitian.

Penyajian isi buku mi didasan pendekatan keterampilan proses. Siswa dibawa kepada upaya pemerolehan rampilan melalui uraian-uraian yang mudah dipraktikkan.
Setiap konsep dan Iangkah disertai contoh mudah dilaksanakan. Analisis statistik yang selama nenjadi bayang-bayang menakutkan disajikan dengan ringan.  Motivasi-motivasi persuasif diselipkan agar siswa tidak merasa berat ergelut dalam penelitian ilmiah. Karena  penelitian ilmiah sebenarnya merupakan suatu kegiatan yang mengasikkan dan menantang.
DAFTAR MATERI:

  1. Penelitian Adalah Tantangan Menarik dan  Mengasyikkan
  2. Apa Sebenarnya Penelitian Itu
  3. Mengapa Perielitian disebut Suatu Keterampilan
  4. Mengenal Ragam Penelitian
  5. Langkah-langkah Pokok Penelitian
  6. Merumuskan Masalah
  7. Merumuskan Asumsi Dasar
  8. Merumuskan Hipotesis
  9. Memllih Pendekatan
  10. Menjabarkan Variabel
  11. 12. Merencanakan Sumber Data
  12. 13. Menentukan Teknik Pengumpulan Data dan Menyusun Instrumen
  13. 14. Menyusun Rancangan Peneiltian
  14. 15. Pengumulan Data
  15. 16. Mengolah Data dan Membuat Simpulasi
  16. 17. Menulis Laporan Penelitian

DAFTAR TABEL:

  1. Contoh Penjabaran Variabel Menjadi Indikator-indikator
  2. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen
  3. Contoh Ceklis Lembar Observasi.
  4. Contoh Jadwal Kegiatan Penelitian.
  5. Contoh Tabulai Hash Wawancara Mengenai Luas Sawah yang Dimiliki Petani Desa.
  6. Contoh Kalkulasi Data Hasil Wawancara Mengenai Luas Sawah Petani di Desa  Bulaksempu dalam Persen
  7. Kriteria Tipe-tipe Keluarga Menurut BKKBN
  8. Contoh Hasil Interpretasi Hasil Penghitungan Tabel Koefisien Korelasi
  9. Contoh Tabel Pengamatan Hasil Produksi Biogas Dengan Bahan Sampah Organik..

Dapatkan Buku Ini di:

1. Toko Buku Gramedia
2. Toko Buku Gunung Agung
3. Toko Buku Utama
4. Toko Buku Karisma
5. Toko Buku Togas Mas
6. Toko Buku Social Agency
7. Toko Buku Uranus
8. dan Toko Buku Terdekat Anda.


pemesanan:
085712906056 / 081229111727 / 0274 485222
email : diandramitra@gamil.com
diandra.online@yahoo.co.id
pesan

Read Full Post »

Older Posts »

%d bloggers like this: